Brian May ditetapkan menjadi Rektor Universitas John Moores Liverpool, Inggris, Senin kemarin. Gitaris grup rock Queen itu adalah rocker dan gitaris pertama di dunia yang menjadi rektor perguruan tinggi dan dinilai paling cerdas.

oleh Rusdi Mathari  

MULAI awal tahun 2008 Brian May bisa jadi akan lebih banyak mengurusi kertas-kertas kerja ilmiah ketimbang memainkan gitarnya di atas panggung. Karena sejak tahun itu, dia secara resmi akan menjabat Rektor Universitas John Moores Liverpool menggantikan Cherie Booth, istri Tony Blair bekas PM Inggris. Keputusan mengangkat May sebagai rektor ditetapkan oleh perguruan tinggi itu, Senin 19 November 2007 melalui sebuah sidang. “Ini kehormatan besar dan tantangan baru,” kata May kepada kantor berita AP.

May memang bukan gitaris dan rocker biasa. Dia adalah anggota kehormatan dari tim riset astrophisika. Pernyataan resmi Universitas John Moores menyebut May sebagai individu berbakat yang sukses dan terkenal di dunia bersama kelompok musik Queen. Namun berbeda dengan kebanyakan pesohor dunia lainnya, May juga dianggap paling serius dalam soal akademi. “Di zaman sekarang sangat jarang dijumpai orang terkenal, kaya, dan mendapat banyak sambutan tapi yang juga mengantongi nilai akademis,” kata Michael Brown, Wakil Rektor Universitas John Moores.

Awal Juli tahun ini, dia menerima gelar doktor kehormatan dari Exeter University di Devon, Inggris. Gelar kehormatan yang sama juga diberikan kepada May oleh University of Hertfordshire, Inggris pada 2002. Tahun depan May akan menguji desertasinya berjudul “Kecepatan Radial Awan Debu Zodiak” di depan tim penguji Imperial College, London. Buku yang ditulis oleh May berjudul “Bang! Sejarah Lengkap Alam Semesta telah diterbitkan tahun lalu.

“Galileo, Galileo, how full of coincidences life is…”

Iklan