http://www.stockxpert.com/browse.phtml?f=view&id=420840Laporan keuangan termasuk di dalamnya neraca rugi-laba, adalah salah satu dasar untuk mengambil keputusan. Dengan mengerti laporan keuangan, Anda misalnya, tidak lagi bisa dikelabui oleh perusahaan yang terus menerus mengatakan tidak sanggup membayar bonus atau tidak menaikkan gaji karena keuangan perusahaan merugi. Untuk keuangan pribadi, Anda akan bisa lebih tertib mengalokasikan pengeluaran dan pendapatan.

Komik Neraca Lajur

Penulis: Nicolaus Fransisko

Penerbit: PT Grasindo, Jakarta, 2004

Halaman: vii + 78 halaman

oleh Rusdi Mathari

APA yang Anda bayangkan ketika diminta membaca laporan keuangan, termasuk neraca rugi-laba oleh bos Anda? Istilah-istilah yang tidak dimengerti maksudnya; pengelompokan angka-angka yang membosankan; atau logika yang rumit?

Bagi yang sudah terbiasa dan sejak awal menekuninya barangkali memang tidak ada masalah. Namun bagi yang awam atau yang belum terbiasa, membaca laporan keuangan bisa jadi adalah hal yang paling “mengerikan”. Tapi apakah memang serumit itu membaca neraca?

Buku ini mengajak para pembacanya untuk percaya bahwa tidak ada yang sulit untuk dipelajari termasuk membaca laporan keuangan atau neraca. Anda juga tak harus memiliki latar belakang pendidikan ekonomi atau keuangan. Kalau ada kemauan, laporan keuangan dan neraca rugi-laba sebenarnya adalah hal sederhana dan bisa dipahami dengan mudah. Bukan hanya untuk dibaca tapi Anda juga bisa membuat neraca atau laporan keuangan. Kunci utamanya adalah jangan takut mengerti item-item (istilah), dan gunakan logika.

Tentang memahami istilah-istilah itu buku ini menjelaskan hampir semuanya dengan bahasa sederhana, satu per satu dengan lumayan rinci. Mulai dari hal yang mendasar, misalnya tentang apa yang di maksud aktiva, utang, piutang, modal dan seterusnya. Dan berbeda dengan buku-buku sejenis, buku ini disajikan dalam bentuk cerita bergambar, lengkap dengan dialog-dialog, yang memungkinkan pembacanya bisa lebih paham laporan keuangan. Tidak ada teori rumit, sebaliknya ada contoh-contoh yang mungkin, biasa terjadi sehari-hari tanpa kita sadari.

Menurut penulisnya, Nicolaus Fransisko, buku ini ditulis berdasarkan catatan-catatan kecilnya ketika masih kuliah dan tempatnya bekerja. Suatu hari, ia ditanya seorang teman, bagaimana cara mudah memahami neraca lajur? Meskipun mengerti tapi dia tak bisa menjelaskan dengan bahasa verbal. Berbekal pengetahuan dan kegemarannya di bidang desain, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta ini lalu merangkup catatan-catatan kecilnya menjadi cerita bergambar menarik.

Tujuannya satu: mengajak orang untuk tidak takut membaca dan membuat laporan keuangan. Karena bagaimanapun, laporan keuangan adalah salah satu dasar bagi perusahaan atau perorangan untuk mengambil keputusan.

Dengan mengerti laporan keuangan, Anda misalnya, tidak lagi bisa dikelabui oleh perusahaan yang terus menerus mengatakan rugi, karena tidak sanggup membayar bonus, atau tidak menaikkan gaji. Untuk keuangan pribadi, Anda akan bisa lebih tertib mengalokasikan pengeluaran dan pendapatan.

Iklan