Teknologi Kamera Tembus Pandang-biadabs.multiply.com

Sebuah perusahaan di Inggris berhasil mengembangkan teknologi kamera sehingga sanggup meneropong hingga ke balik pakaian manusia. Kamera ini kabarnya juga bisa membedakan antara bom dengan batu bata, serbuk narkoba dengan tepung. Lalu di ruangan pengintai, para petugas keamanan akan menonton lekuk tubuh manusia laki-laki dan perempuan yang hanya mengenakan cawat dan BH. Kalau tak mengenakan BH dan cawat?

Oleh Rusdi Mathari

BERITA itu dipublikasikan oleh kantor berita Reuters dan dikutip oleh ZDNet News dua hari lalu: sebuah perusahaan di Inggris sedang mengembangkan sebuah kamera tembus pandang yang bisa mendeteksi senjata, bom dan narkoba yang disembunyikan orang di balik bajunya. Kamera ini bahkan disebut-sebut bisa memantau “bagian dalam” manusia dari jarak 25 meter termasuk ketika obyeknya sedang bergerak.

Adalah Thru Vision yang berhasil mengembangkan kamera pengintai tembus pandang itu bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa (ESA) dan diberi kode serial T5000. Kamera ini disebut sebagai “imaji teknologi tak bergerak” yang sanggup mengidentifikasi obyek secara alami lewat sinar elektromagnetik termasuk untuk obyek yang bergerak. Kemampuan utama kamera ini menurut Clive Beattie, eksekutif Thru Vision adalah sanggup memantau logam dan non logam yang dibawa oleh para pengunjung bahkan dari jarak 25 meter sehingga karena itu dianggap akan menjadi sistem keamanan yang efektif.

Selain untuk kepentingan militer, kamera ini juga bisa digunakan untuk kepentingan sipil. Antara lain di bandara yang sibuk, areal perbelanjaan, atau ajang-ajang pertunjukan seperti olahraga dan sebagainya. Namun menurut Beattie, kamera ini tidak dimaksudkan untuk menampilkan bentuk fisik tubuh secara detil. Cara kerjanya hanya menangkap gelombang panas yang dipancarkan oleh obyek lalu dijadikan gelombang mikro. Melalui cara ini, kamera T5000 konon akan bisa membedakan antara bahan peledak dengan batu bata, atau serbuk obat bius dengan tepung.

Untuk pertama kalinya, kamera ini akan diperkenalkan kepada publik pada pameran ilmu pengetahuan yang akan dibuka mulai Rabu (12 Maret 2008) di London. Beattie sayangnya tak menjelaskan, bagaimana kalau obyek (manusia) yang terekam oleh kamera itu, tak mengenakan BH atau cawat.

Iklan