www.ambarrukmo.com

Gereja Anglikan di Inggris memublikasikan panduan untuk ngeseks bagi pasangan suami istri. Menghadapi meningkatnya kasus perceraian dan komunikasi yang buruk antara pasangan suami istri, Gereja Inggris mengatakan, sekarang saatnya untuk bicara seks.

GEREJA Anglikan saat ini sedang memublikasikan sebuah kursus dan panduan untuk pasangan menikah berjudul “Tumbuh Bersama” yang mencoba mendukung pasangan menikah ini untuk mampu bicara dari hati ke hati, nyaman dan terbuka satu sama lain.

“Seks, jauh dari segala hal yang berbau nakal, sebenarnya merupakan sesuatu unsur yang luar biasa dan patut dirayakan, ” demikian dikutip dari panduan tersebut, “Sama seperti jenis keahlian lain, seks haruslah dipelajari…..karena itu satu sama lain salinglah belajar dan mengajari.”

Pengarang panduan ini adalah Andrew Body, wakil uskup Inggris Selatan yang juga seorang konselor profesional dan telah menikah selama 39 tahun. “Saya tidak ingin masyarakat mendapatkan kesan bahwa gereja menggiring masyarakat ke persoalan kamar timur,” ungkapnya kepada Reuters.

“Ini bukan sekadar soal tempat tidur–ini lebih dari upaya mendekatkan pasangan suami istri lewat diskusi dan pembicaraan yang lebih intim. Jadi Gereja Anglikan tidak memublikasikan panduan atau teknik-teknik ngeseks.”

Panduan ini juga memasukkan nasihat dengan beragam topik mulai dari pekerjaan rumah tangga hingga keuangan, pemakaman dan pemeliharaan anak. Beberapa pasangan jelas membutuhkan informasi seperti ini.

Buku ini juga memasukkan kasus sepasang suami istri yang mengalami stres gara-gara si wanita gagal hamil. Dijelaskan di dalamnya, kenapa hal ini terjadi. “Ini karena mereka tidak pernah merasakan hubungan seksual yang benar-benar disadari sebagai sesuatu yang luar biasa. Mereka kurang total.”

*Dikutip secara lengkap dari kompas.com, berjudul “Gereja Anglikan, Panduan Seksual Dipublikasikan,” Senin 17 Maret 2008.

Iklan