Tenggat waktu yang diberikan oleh Microsoft kepada Yahoo! agar menerima tawaran akuisisi senilai US$ 44,6 miliar sudah lewat dua hari pada Senin ini. Yahoo! tak bereaksi apa pun dan Microsoft merencanakan memaksa perusahaan itu.

Oleh Rusdi Mathari

SIKAP YAHOO! YANG MENGANGGAP SEPI TAWARAN MICROSOFT, telah membuat berang sejumlah pejabat Microsoft. Mereka berniat untuk melaksanakan ancaman akan melakukan usaha mengambil alih Yahoo! dengan cara-cara yang lebih keras: menempatkan para pemegang saham yang pro kepada Microsoft di Dewan Direksi Yahoo! Tidak dijelaskan bagaimana cara Microsoft akan menempatkan orang-orang mereka di Dewan Direksi Yahoo!

Namun para analisis percaya, Microsoft akan benar-benar melaksanakan ancamannya lewat apa yang mereka sebut sebagai “jalur ganda.” Antara lain Microsoft diyakini akan mengundang para pemegang saham Yahoo! agar mereka menukar sahamnya dengan tunai atau saham Microsoft. Langkah yang disebut exchange offer itu dipercaya bisa membuat tekanan kepada Yahoo! terutama bila sebagian besar pemegang saham Yahoo! kemudian memang benar-benar menerima tawaran Microsoft. Cara itu kelak akan membuat Microsoft bisa menempatkan orang-orangnya di Dewan Direksi Yahoo! dan karena itu bisa diharapkan memuluskan niat Microsoft mengakuisisi Yahoo!

Tawaran Microsoft untuk mengakuisisi Yahoo! sebenarnya sudah muncul sejak lama, nama kali pertama terungkap kepada publik pada 1 Februari silam. Waktu itu Microsoft menawarkan kepada Yahoo! uang senilai US$ 44,6 miliar sebagai kompensasi akuisisi yang akan mereka lakukan. Namun tiga hari kemudian tawaran itu secara resmi ditolak oleh Dewan Direksi Yahoo! dengan alasan harganya terlalu murah. Yahoo! menganggap saham mereka seharusnya berharga US$ 40 per saham dan bukan US$ 31 seperti yang ditawarkan oleh Microsoft. Keputusan Dewan Direksi Yahoo! yang diumumkan pada 11 Februari lalu itu, akan tetapi tak menyurutkan nafsu Microsoft mengakuisisi Yahoo!

Tak berapa lama usai penolakan itu, Yahoo! diberitakan merapatkan diri kepada Google. Upaya itu merupakan kelanjutan dari pertemuan manajemen kedua perusahaan tujuh bulan sebelumnya, yang membicarakan soal kemungkinan penggabungan perusahaan mereka. Meskipun sebagian orang menganggap pendekatan Yahoo! kepada Google sebagai usaha mencari alternatif pembeli lain di luar Microsoft, namun tindakan itu bisa pula dibaca sebagai usaha Yahoo! meremehkan Microsoft apalagi tawaran dari Google sebetulnya lebih murah dibanding dengan tawaran yang diberikan oleh Microsoft.

Google telah menuduh Microsoft melakukan monopoli usaha teknologi informasi di internet dengan usahanya untuk mengambil alih Yahoo! Kepala staf divisi legal Google David Drummond menyebutkan, kombinasi Microsoft dan Yahoo! dapat merusak kompetisi dalam web.

Dalam pernyataan yang disiarkan melalui siaran pers Microsoft pada 9 April 2008, Brad Smith, Penasehat Umum Microsoft mengatakan, semua perjanjian definitif antara Yahoo! dan Google akan mengonsolidasikan lebih dari 90 persen pasar periklanan pencarian di pihak Google. Hal itu, kata Smith akan membuat pasar jauh lebih sedikit kompetitif dan bertentangan dengan proposal Microsoft untuk mengambil alih Yahoo! “Proposal kami tetap satu-satunya alternatif yang menawarkan kepada para pemegang saham Yahoo! nilai penuh dan adil atas saham mereka, memberi setiap pemegang saham suara untuk masa depan perusahaan, serta meningkatkan pilihan bagi pembuat konten, pengiklan, dan konsumen,” kata Smith.

Empat hari sebelumnya, melalui Steven A. Ballmer Kepala Eksekutif Microsoft Corp., Microsoft telah memberikan waktu tiga minggu kepada Yahoo! untuk menerima harga US$ 31 dollar per saham yang ditawarkan oleh Microsoft untuk mengakuisisi Yahoo! atau Yahoo! harus bersiap menghadapi tindakan pengambilalihan. “Disayangkan dengan memilih tidak melakukan negosiasi yang sesungguhnya dengan kami, Anda gagal memberikan pertimbangan tepat dalam transaksi yang memiliki manfaat luar biasa bagi para pemegang saham dan pegawai Yahoo! Kami pikir sangat penting untuk tidak melewatkan peluang ini berlalu begitu saja,” kata Ballmer.

Didirikan pada tahun 1975, Microsoft adalah perusahaan kelas dunia di bisnis solusi dan layanan peranti lunak. Bill Gates adalah pemiliknya. Adapun Yahoo! didirikan oleh Jerry Yang and David Filo pada 1994 dan terkenal karena jaringan layanan email gratis dan mesin pencari. Kini batas tiga minggu yang diberikan oleh Microsoft sudah lewat dan Yahoo! sama sekali belum memberikan reaksi apa pun selain jawaban resmi mereka pada 4 Februari 2008 yang menolak Microsoft. Akankah “jalur ganda” kemudian benar-benar dilakukan oleh Microsoft untuk memaksa Yahoo!?

Sumber AFP

Iklan